BAB
3. STRUKTUR BUMI DAN PERKEMBANGANNYA
Tujuan pembelajaran:
1.
Menjelaskan morfologi bentang alam
2.
menjelaskan lapisan penyusun bumi
3.
Mendeskripsikan proses terjadinya gempa
bumi dan gunung berapi.
4.
Menjelaskan pergerakan lempeng dan akibat
yang ditimbulkan serta bukti-bukti pergerakan tersebut
5.
Mengidentifikasi gunung berapi yang ada di
Indonesia, terutama yang bersifat aktif
6.
Menyusun langkah-langkah mitigasi bencana
A.
STRUKTUR BUMI
Bumi tergolong satelit
matahari yang dihuni makhluk hidup. Hal tersebut disebabkan bumu memiliki
komponen seperti udara, air, suhu yang tidak mencolok perbedaannya disbanding planet
lain.
Tanpa kita sadari, bumi
terus berubah mengikuti pergerakan yang mempengaruhi gunung berapi, air terjun,
tebing, daratan baru, dan sebagainya yang membentuk morfologi bentang alam.
Lempeng bumi juga bergerak sehingga menyebabkan bencana seperti gempa bumi.
Mempelajari struktur bumi
berarti mempelajari bentang alam. Perubahan bentang alam diakibatkan oleh
tenaga pembentuk bumi yang disebut juga tenaga geologi.
Tenaga geologi dibagi
menjadi dua macam, yaitu tenaga eksogen dan tenaga endogen. Tenaga eksogen berasal
dari luar bumi, seperti pelapukan, pengikisan, dan pengendapan. Adapun tenaga
endogen berasal dari dalam bumi antara lain tektonis dan vulkanis. Mari kita
pelajari:
1. Karakteristik
Lapisan Penyusun Bumi.
Bumi memiliki struktur bumi mirip dengan telur.
Bagian-bagian utama bumi dapat dilihat pada gambar berikut:
sumber: www.ilmupelajaran.com
a. Inti bumi memiliki inti bagian dalam dan inti bagian luar. Inti bagian dalam bumi memiliki ketebalan 1.248 km atau berjari-jari 1.248 km. Inti bagian luar berupa lelehan (cair) dengan unsur metal dan memiliki ketebalan 2.270 km. Hal tersebuut menjadi alasan gelombang gempa pada bagian ini tidak merambat.
b. Mantel
bumi terdiri dari batuan padat setebal 2.880 km yang keras dan merupakan kulit
bagian dalam yang lebih tebal.
c. Kerak
bumi relatif ringan dan meupakan kulit luar dari bumi. Kulit bumi sebelah luar,
memiliki ketebalan 16-40 km yang dapat dihuni makhluk hidup. Kerak bumi
mengandung bahan tambang seperti emas, batu bara, minyak bumi
