Sehari-hari kita bergaul dengannya, kadang tidak menyadari bagaimana pentingnya diriku ini. wkwkwk...lebay!
Tapi kalo dipikir bener juga, kita ga pernah lepas dari tubuh kita dari melek hingga merem lagi selalu bersama. Jadi wajar saja kalo kita terlena dan melupakan kehadirannya. Sekarang, kita berhenti sejenak dan memikirkan betapa hebatnya tubuhmu, maka kamu akan mencintai diri sendiri. Coba saja kita mulai berpikir dari otak. Sekian puluh juta nabusia nemiliki cara berpikir yang berbeda. Baik menurut kita belum tentu baik menurut mereka. salam...
Cintai aku sebelum kamu mencintainya.
PEMBACA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
TRAUMA RECOVERY (Jejak Kaki Sang Ayah)
Saya pernah mengikuti zoom penulisan buku bisa best seller dari penulis kenamaan. Satu hal yang pernah disampaikan, buku beliau lahir dari k...
-
TUGAS KELAS NON FIKSI #ESAI3 UN BUKAN LAGI HAL YANG MENAKUTKAN ! Oleh. Jarni Sujarni UN di rutan?bisa? Tentu saja bisa, demiki...
-
Jarni sujarni | 27 Mei, 2018 | Jawa Barat Studi lapangan tempat wisata Kawah Tangkuban Parahu tahun pelajaran 2018/2019 cukup meny...
-
Ga lagi-lagi deh, beli motif baju kembang bahan katun. Emang kenapa? Tragis kawan-kawan ... malu tapi ga bisa ngumpet. Lagian mau bagai...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar